Membuat Paragraf D, A, N, P
Rustah Wifah
X AKL_1
SMK Arrahman.
Pengertian Paragraf Argumentasi
Argumentasi adalah paragraf yang mengemukakan suatu pendapat (argumen) beserta alasannya. Paragraf ini dibuat dengan mengimpun suatu pendapat, sikap yang disertai dengan alasan-alasan, contoh-contoh dan bukti-bukti yang meyakinkan sehingga pembaca akan membenarkan gagasan pokok yang dibawanya.
Contoh Paragraf Argumentasi :
Inflasi merupakan suatu hal yang wajar dan tidak dapat dihindari oleh setiap negara. Hal ini disebabkan karena dalam proses pembangunan selalu dikeluarkan pembiayaan yang besar untuk membangun industri dan proyek pembangunan lainnya. Akibatnya tidak dapat dicapai keseimbangan antara jumlah persediaan barang dengan jumlah uang yang beredar. Inflasi yang tidak terkendali akan membawa dampak yang negatif, seperti kurangnya hasrat untuk berinvestasi, banyaknya usaha yang spekulasi terhadap barang-barang kebutuhan masyarakat, mengurangi tabungan, dan memacetkan usaha. Oleh karena itu pemerintah perlu mengambil kebijakan agar efek negatif inflasi bisa dihindari, seperti melakukan kebijakan moneter, fiskal, dan non moneter. Dan kebijakan-kebijakan tersebut harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Dalam masa inflasi juga hendaknya pemerintah bisa menekan pengeluarannya atau melakukan penghematan dan menaikkan pajak.
Pendapat Sejumlah Kaum tentang Globalisasi Ada banyak orang mengatakan bahwa globalisasi itu telah merusak sistem ekonomi Indonesia. Globalisasi kini tengah menghantar Sistem Ekonomi Pancasila yang dimiliki Indonesia ke Sistem Ekonomi Kapitalisme. Ada juga mengatakan banhwa globalisasi membuat jaringan kerja dan media penyaluran sistem ekonomi menjadi luas.Tentu saja ini sangat bermanfaat pada besarnya peluang Indonesia untuk ikut serta dalam sistem ekonomi Internasional. Tapi pada dasarnya baik atau buruk globalisasi itu yang pasti itu semua tergantung pada bagaimana batasan dan aturan mengenai globalisasi itu sendiri
KorupsiKorupsi sudah menjadi soal besar dan serius bagi bangsa kita. Dapat di simak dari berita yang disiarkan suratkabar Republika (17 Desember 2002), yang menyatakan bahwa kalangan DPR sedang menggalang dukungan untuk pembentukan Pansus yang menyelidiki dugaan penyelewengan penggunaan dana Korpri senilai Rp900 miliar selama 10 tahun di bawah kepemimpinan Ketua Umum Korpri Feisal Tamin. Korupsi juga terjadi di badan-badan yang seharusnya mengurusi kesejahteraan rakyat, antara lain di Jamsostek. BUMN juga sudah lama menjadi sarang para maling yang berdasi dan berkrah (leher kemeja) putih.
Pengertian Paragraf Deskripsi
Paragraf deskripsi merupakan jenis karangan yang memuat deskrifsi atau penggambaran/perincian suatu objek tertentu secara mendetil. Dalam paragraf jenis ini, seorang pengarang atau penulis akan mencoba memberikan pendekatan pada pembaca untuk menggambarkan sifat dan karekteristik sebuah objek. Dari sini pembaca akan dibawa seakan melihat, merasakan atau mendengar apa yang dilukiskan oleh penulis secara langsung.
Contoh Paragraf Deskripsi:
Contoh 1 : Pada malam hari, pemandangan rumah terlihat eksotis. Apalagi dengan cahaya lampu yang memantul dari seluruh penjuru rumah. Dari luar bangunan itu terlihat indah, mampu memberikan kehangatan bagi siapa saja yang memandangnya. Lampu-lampu taman-taman yang bersinar menambah kesan eksotis yang telah ada. Begitu hangat. Begitu indah. (BSE Bahasa Indonesia Kelas 10, oleh: Soratno & Wahono)
Contoh 2:
Lantai empat kamar nomor dua ratus satu. Tidak salah lagi, inilah kamar yang sejak tadi kucari, di bagian atas pintu kamar itu tertera sebuah tanda pengenal. Di pintu itu juga terdapat sebuah kotak berwarna putih. Sebuah buku kecil terdapat pada kotak itu, dengan sebuah perintah "silakan tinggalkan pesan di sini! Pada buku kecil itu kubacajuga pesan untukku, ”Masuk saja, kunci dalam kotak ini. Aku akan segera kembali!”
Contoh 3 :Saat bolu pandan buatannya dihidangkan kepadaku, wangi pandan langsung tercium oleh indera penciumanku. Saat aku mencicipinya, tekstur lembut dan manis langsung menyeruak ke dalam mulutku.Sungguh, dia pandai sekali membuat kue ini!
Pengertian Paragaf Narasi
Paragraf narasi atau paragraf naratif adalah suatu bentuk wacana yang berusaha menggambarkan dengan sejelas-jelasnya kepada para pembaca suatu peristiwa dalam urutan dan kurun waktu tertentu (Gorys Keraf,Argumentasi dan Narasi, 189: 136).
Atau bisa juga kita fahami bahwa paragraf nasi merupakan jenis paragraf yang mengisahkan sebuah kejadian atau peristiwa berdasarkan urutan waktu. Karangan ini bisa berbentuk paragraf atau cerita nyata yang benar-benar terjadi atau hanya karangan fiktif seperti novel, roman dan cerpen.
Contoh Paragraf Narasi:
Contoh Paragraf Narasi #1 Ulang Tahun Niko
Hari ini merupakan hari yang akan selalu dikenang oleh Niko, karena ia mendapat kejutan dari teman-teman sekelasnya. Sebelumnya ia menaruh curiga akan kelakukan teman-temannya. Benar saja, saat bel pulang sekolah berbunyi, teman-temannya memberikan sebuah kejutan kue ulang tahun dan taburan tepung ke badannya.
Contoh paragraf narasi di atas menceritakan Niko yang mendapat kejutan ulang tahun. Namun, sebelumnya ia sudah menduganya, karena sikap teman-temannya berubah saat tanggal ulang tahunnya akan tiba dan ternyata benar dugaan Niko selama ini.
Contoh Teks Narasi #2 Bermimpi
Pernah suatu ketika aku bermimpi bertemu seorang kakek berjenggot panjang. Kakek itu menyuruhku untuk pergi ke arah timur. Aku tidak mengerti apa maksudnya. Sesudah bangun, keinginan untuk memenuhi perintah kakek itu seperti tidak terbendung. Aku harus pergi ke arah timur. Timur .... timur ... mana? Jakarta Timur?
Menceritakan seorang anak yang bermimpi bertemu kakek misterius yang menyuruhnya untuk pergi ke arah timur.
Contoh Paragraf Narasi Singkat #3 Patih Pranggulang
Patih Pranggulang menghunus pedangnya. Ia mengayunkan dengan cepat pedang itu ke tubuh Tunjungsekar. Tapi aneh, sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar, pedang itu jatuh ke tanah. Patih Pranggulang memungut pedang dan membacokkan lagi ke tubuh Tunjungsekar. Tiga kali Patih Pranggulang melakukan hal itu. Akan tetapi semua upayannya gagal.
Contoh di atas menceritakan Patih Pranggulang membacok Tunjungsekar. Namun hal aneh terjadi, sebelum mengenai tubuh Tunjungsekar, pedang itu jatuh ke tanah. Sudah tiga kali Patih Pranggulang berusaha membacok Tunjungsekar, namun semuanya gagal.
Pengertian Paragraf Persuasi
Paragraf persuasi adalah paragraf yang berisi ajakan, perintah ataupun bujukan untuk melakukan sesuatu hal. Persuasi sendiri berasal dari bahasa Inggris yaitu persuade yang artinya mengajak, membujuk, atau menyuruh.
Paragraf ini biasanya bersifat subjektif karena isinya merupakan murni pandangan pribadi penulisnya tentang suatu topik. Karena tujuannya untuk mengajak, maka tidak jarang dalam paragraf ini sering kali ditemukan data-data pendukung sebagai penguat tulisan tersebut, sehingga pembaca akan lebih yakin dan tidak ragu untuk melakukan apa yang disarankan penulis.
Contoh Paragraf Persuasi
Contoh Paragraf Persuasi 1 :
Penanggulangan musibah banjir dapat dilakukan dengan berbagai cara. Contoh sederhananya, tidak membuang sampah sembarangan, rutin membersihkan irigasi air, dan melakukan perluasan tempat penampungan air. Dari berbagai cara tersebut hal yang paling mudah dilakukan oleh setiap kita adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena dengan menumpuknya sampah dapat menghambat dan menahan air saat hujan sehingga air akan meluap dan terjadilah banjir. Anda tidak ingin kebanjiran kan, makanya mari kita ubah lingkungan menjadi lebih sehat dan aman dari ancaman banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Contoh Paragraf Persuasi 2:
“masalah lingkungan bukan hanya menjadi masalah pemerintah saja tapi semua orang wajib menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. banyak akibat buruk yang ditimbulkan oleh kerusakan lingkungan, seperti tanah longsonr, kabut asap, dan lain sebagainya. untuk itu, jagalah kelestarian alam dan lingkungan yang ada di sekitar kita."
Contoh Paragraf Persuasi 3 :
“penggunaan bahan kimia sebagai campuran bahan makanan hewan ternak memang dapat mempercepat pertumbuhan hewan ternak. Bahkan pertumbuhannya bisa dua kali lipat dari biasanya. Tapi kekurangan bahan kimia pada makanan ternak dapat berdampak yang kurang baik pada hasil ternak karena pada bahan-bahan kimia tersebut dapat berpengaruh terhadap kesehatan hewan ternak. Bukan hana itu saja. Penggunaan bahan kimia juga dapat berpengaruh pada hasil produksi hewan ternak yang menjadi tidak alami lagi sehingga akan berpengaruh pada struktur zat hasil peternakan non-organik. Oleh karena itu, beralihlah pada cara-cara beternak yang sehat karena peternakan organik memanfaatkan bahan makan dari alam seperti rumput liar sehingga dapat menghasilkan hewan ternak yang lebih sehat dan juga menghasilkan struktur zat yang lebih alami.”


Komentar
Posting Komentar